Tidak semua orang mengetahui bahwa petugas pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi di Pelabuhan ternyata dikirim untuk bertugas di offshore atau pengeboran lepas pantai. Setiap departemen yang terkait dengan kegiatan tersebut adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan yang lebih dikenal dengan Quarantine, Kantor Syahbandar atau Harbour Master, Beacukai atau Customs dan Imigrasi atau Imigration sedangkan sebagai penghubung keagenan kapal di wakili oleh Agent PTK. Setiap Departemen yang memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda dalam penanganan kapal yang datang berkunjung ” membeli minyak mentah” di offshore baik dari luar negeri atau dari pelabuhan lokal. Penanganan kapal tersebut diberlakukan sama dengan penanganan kapal jika merapat di kade atau di dermaga darat yang membedakanya hanyalah lokasi dimana kapal yang akan diperiksa berada. Jika di dermaga kapal sudah merapat dikade sedangkan pemeriksaan di offshore kapal dalam kondisi berjalan dan berada di laut lepas.
Dengan kondisi cuaca yang selalu berubah di laut bisa dikatakan pekerjaan 4 departemen pemerintah di offshore merupakan pekerjaan yang memacu ardenalin lebih kasarnya mendekati ektrim sehingga diperlukan kondisi fisik yang prima dan memenuhi minimalis faktor risiko yang terjadi yaitu usia dari petugas. Perlu diketahui lokasi pengiriman petugas ke pengeboran lepas pantai (offshore) yang berada di laut utara adalah Widuri Terminal , Cinta Terminal dan Arco/PHE Terminal dengan lokasi terjauh yaitu Widuri Terminal 90 Mile. Setiap departemen memiliki peraturan dan kebijakan sendiri untuk menentukan kelayakan petugas yang dikirim.
Cuaca pada bulan Nopember sampai dengan Pebruari merupakan cuaca ektrim karena terjadinya angin barat dimana kondisi gelombang yang tidak menentu merupakan bulan bulan yang sangat “menyengsarakan petugas” baik petugas pemerintah ataupun pekerja pengeboran pada umumnya. Tidak padang usia jika gelombang menerjang kapal pengangkut pekerja yang ada hanyalah bunyi “oak” jika belum pernah merasakan muntah kuning maka pada bulan tersebut akan merasakannya dan bagaimana rasanya ….. Semuanya adalah demi tugas yang diberikan pimpinan dan harus dilaksanakan.
Dengan ulasan sekilas kondisi dan situasi petugas di offshore sebaiknya pimpinan unit departemen sebaiknya mengkaji ulang apa saja yang diperlukan untuk kelayakan petugas utusan departemen bersangkutan, kelayakan jaminan keselamatan standar dan penghasilan perjalanan dinas yang sesuai tugas yang diberikan. Yang semuanya diberikan secara penuh kepada petugas yang dikirim ke offshore jika mengacu kepada risiko yang dihadapi petugas dlam melaksanakan tugasnya.
Dari hoby yang kecil mengabadikan kegiatan petugas di offshore dari beberapa kapal yang diperiksa adalah hiburan bermanfaat. Dan ada peristiwa yang sangat mengharukan dari selembar photo yang dicetak dalam ukuran A4, yaitu ada petugas yang berangkat yang terakhir kalinya karena bulan depannya pensiun dan photo tersebut sebagai bukti selama ini ” inilah photo bapak jika melaksanakan ke offshore selama satu minggu” ucap bapak tersebut pada anaknya !, karena selama ini anaknya itu tidak tahu apa itu “offshore” dan hanya cerita yang didengar, setelah ada bukti photo barulah percaya bahwa bapaknya pergi selama ini ke offshore untuk melaksanakan tugas.
Photo tersebut bisa Anda lihat dibawah ini :
Bila ingin melihat photo keseluruhan dari petugas secara lengkap caranya : arahkan mouse ke gambar > klik kanan > pilih buka tautan di tab baru/ open new tab.


